Garis Politik Para Jendral
Garis Politik Sang Jenderal
Dia sudah terikat sumpah:haram menyerah bagi Tentara.Karena ikrar inilah Jenderal Soedirman menolak bujukan Soekarno untuk berdiam di Yogyakarta tatkala Bom menghujani kota itu.Ia memilih jalan Gerilya,perang rakyat yang dikumandangkan untuk menghadapi agresi militer Belanda yang kedua kalinya.Sikap politik yang kerap membuatnya berseberangan dengan Sjahrir,Amir Sjarifoeddin,bahkan Soekarno-Hatta ini terbuhul sejak Indonesia menyatakan Kemerdekaannya.Ada saatnya juga ketika dia begitu rapat dengan Tan Malaka.
Jenderal soedirman(depan),Jenderal Oerip,dan Abimanyu,pada 1946
Sumber Buku:Soedirman,seorang panglima seorang martir

0 Response to "Garis Politik Para Jendral"
Post a Comment